"Sayang, makanan habis!" teriak Ara yang membuka kulkas. El yang tengah nonton pun mendatangi wanita itu. "Apa sih teriak pagi-pagi?" tanyanya. "Lihat, persedian kita habis." "Ya udah, kamu pergi belanja, bawa aja ATM aku. Dompetnya di kamar." Ara menutup kulkas. Dia hampiri pria itu, dia membelai lembut wajah pacarnya. "Sayang, kamu aja ya yang pergi. Aku lagi malas keluar," pintanya dengan rayuan. "Kenapa harus aku sih? Kamu aja, kamu tau 'kan kalau aku malas belanja." "Gak mau ah, aku lagi gak mau kemana-mana. Kamu aja ya yang pergi, please..." "Sayang, aku laki-laki. Kamu yang harusnya pergi belanja." Ara memilan baju kekasihnya. "Sayang, kamu kok gitu sih. Aku lagi gak mood keluar. Kamu dong yang pergi. Aku masih capek gara-gara pertempuran kita tadi subuh." El menghela napas

