18

4034 Words

“Aku tidak punya waktu untuk basa-basi ini.” Zach merendahkan nadanya. Walaupun kini dia sudah tidak lagi menjadi bagian dari destroyers, Zach tak bersedia jika dihadapkan oleh kawan-kawannya, apalagi untuk membunuh mereka. Salah satu di antara mereka sepenuhnya tidak peduli lagi dengan keputusan Zach, atau tidak ingin menarik garis besar bahwa orang yang kini mereka hadapi adalah kawannya sendiri. Baginya pengkhianat tetaplah pengkhianat. Meski sudah hidup sangat lama bersamanya sebagai kawan, Liam sangat loyal pada perintah tuannya. “Woho… lihat teman kecil kita mulai marah, Guys.” Liam berdecak memuakkan. “Kami menawarkan harga yang lebih besar tapi kau lebih memilih tali gantungan. Sekarang rasakan sendiri akibat kebodohanmu.” Sebelah tangan Liam terulur pada tiang-tiang lampu jalan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD