bc

Pesona sang Cleopatra

book_age18+
7
FOLLOW
1K
READ
contract marriage
badboy
goodgirl
coming of age
first love
like
intro-logo
Blurb

Gerald O'Leary Laki-laki yang dikenal dengan sebutan Laki-laki sedingin es dan seliar angin tersebut mendapatkan tawaran dari seorang laki-laki tua yang mengkhianati dirinya ketika dia ingin bermain curang hingga Gerald O'leary menghancurkan perusahaan Pratama.

Dan untuk menyelamatkan perusahaan nya laki-laki tua itu menawarkan satu dari dua putri nya, tapi bagaimana jika dia berkata dia menginginkan kedua-duanya?!.

Tapi permainan yang diciptakan Gerald malah menyeret dirinya pada pesona sang Cleopatra, gadis remaja yang usia nya belasan tahun jauh lebih muda dari dirinya.

Dia yang tidak pernah percaya pada cinta seketika luluh lantak karena pesona Cleopatra di mulai dari malam pertama mereka.

chap-preview
Free preview
Negosiasi mati
Seorang laki-laki berusia sekitar 32 tahunan menatap tajam Laki-laki paruh baya di hadapannya itu, wajah dingin dan bola mata tajam bak siluet setajam silet terus menatap seolah akan menembus jantung laki-laki tua yang ada dihadapannya itu. Wajah tampan nan kejam dengan aksen garis wajah campuran timur tengah dan daratan Eropa tercetak jelas di wajahnya, dia yang selalu disegani oleh para pengusaha kalangan pembisnis itu jelas menjadi momok paling menakutkan untuk dihadapi. Ketika seorang laki-laki paruh baya tampak bersujud di bawah kaki laki-laki itu, 2 pengawal bertubuh kekar berdiri tepat di samping kiri kanan laki-laki itu, seorang gadis muda menggunakan kaca mata tampak berdiri dengan pandangan wajah datar memandangi laki-laki paruh baya itu. "Bukankah Aku sudah pernah memperingati kamu sebelum nya? jangan terlalu jauh bermain-main dengan ku" Suara dingin yang begitu mengerikan tersebut mampu membekukan suasana suram di area sekeliling nya, tidak peduli bagaimana keadaan di sekitarnya arau setua apa lawan nya,Laki-laki tersebut tetap lah menjadi laki-laki Paling menakutkan untuk semua orang. Laki-laki paruh baya itu menundukkan kepalanya, bersimpuh di bawah kaki laki-laki tersebut, dia memohon dengan jutaan permohonan agar laki-laki itu memberikan dia sedikit keluangan. "Aku mohon selamatkan perusahaan kami, tuan Gerald" laki-laki yang dipanggil Gerald tersebut terkekeh mengerikan, dia menatap laki-laki tua itu dengan pandangan mengejek. Tiba-tiba tangan kanan nya dengan kasar menarik rambut laki-laki tersebut kemudian dia menggenggam erat rahang wajah tua itu dengan keras. "Memang nya kau fikir segala sesuatu didunia ini gratis? aku tidak memberikan Sedikit pun kebaikan tanpa imbalan yang sepadan" Ucap nya sembari sedikit berbisik, bola mata elang yang menukik tajam dengan ekspresi kejam tanpa perasaan tersebut seolah-olah sengaja menekan lawannya. "membuat kerugian besar pada perusahaan? Bertindak ceroboh? Bermain curang? Bahkan kini kau meminta aku menyelamatkan perusahaan kamu? Kau pasti sudah gila" Setelah berkata begitu, Gerald langsung mendorong tubuh laki-laki tersebut dengan gerakan yang begitu kasar. "kau tidak akan mampu membayar semua nya, bahkan meskipun kau menjadi alas kaki ku sekalipun dalam seumur hidup mu" Setelah berkata begitu, laki-laki tersebut langsung berdiri dari posisi duduknya, dia bersiap untuk pergi secepat nya dari sana. Tapi laki-laki tua tersebut secepat kilat kembali meraih kaki kiri Gerald, dia kembali memohon sambil bersimpuh. "Kau bisa memilih salah satu dari putri ku" Dia terpaksa memberikan penawaran terakhir, jika Gerald pergi bagi laki-laki itu maka habislah diri nya dan perusahaan nya. Dia tidak mungkin kehilangan apa yang telah di capai nya selama ini. Kesalahan nya dia bermain-main dengan proyek yang kemarin, bermain-main dengan seorang Gerald, dia lupa betapa mahir dan handal nya laki-laki tersebut melakukan bisnis. Dia khilaf melihat uang besar, dia lupa pada kerugian dan berharap mendapatkan keuntungan besar. Dia pasti sudah gila. Menawarkan putri nya pada laki-laki mengerikan tersebut memang bukan hal yang baik, tapi dia tahu itu adalah satu-satunya tawaran paling mahal yang bisa di berikan pada seorang Gerald yang jelas tidak membutuhkan rayuan, bukan apalagi uang. Dia butuh perusahaan nya kembali meskipun harus mengorbankan salah satu dari dua putri nya sendiri. "Kau bisa memilih salah satu dari kedua putri ku, tuan" tawar laki-laki itu lagi. Mendengar kan tawaran tersebut Seketika membuat bola mata Gerald membulat, Laki-laki tersebut kembali duduk ke tempat nya semula. "Memang nya sehebat apa daya tarik putri-putri mu?" tanya Gerald sambil menaikkan ujung alisnya. "Seorang perawan, gadis muda yang bisa kamu ambil dan bawa kemana saja" Dia benar-benar ayah yang gila, mungkin dia benar-benar telah kehilangan akal warasnya. "Tuan bisa melihatnya...sungguh tuan bisa melihatnya" laki-laki itu dengan tangan gemetaran meraih handphone didalam kantung celananya, mencoba untuk membuka album foto di handphone nya. "Tuan bisa memilih salah satu dari mereka" ucap nya sambil memberikan handphone nya pada salah sekretaris laki-laki yang ada di hadapannya itu. Perempuan di samping laki-laki itu menoleh ke arah tuan nya, melihat anggukan tanda setuju dia langsung mengambil handphone tersebut kemudian memberikan pada Gerald tanpa banyak bicara. Laki-laki tersebut menerima handphone itu secara perlahan, dalam beberapa detik laki-laki tersebut menatap dua gambar gadis yang ada didalam handphone yang ada ditangan nya itu, dan detik berikutnya laki-laki itu menarik ujung bibirnya dengan pandangan yang begitu dingin. Entah apa yang difikirkan oleh Gerald dia tidak tahu, tapi setidaknya melihat ekspresi nya bisa dia ketahui laki-laki itu mungkin tertarik pada salah satu dari kedua putri nya. "Katakan pada ku, bagaimana jika aku bermain dengan ke dua-dua nya?" tanya Gerald sambil menatap tajam kearah laki-laki tersebut. Pertanyaan yang terlontar sungguh-sungguh mengejutkan Dirinya. Laki-laki itu itu jelas terbelalak kaget. "Apa?" Ayah mana yang tidak terkejut saat menawarkan salah satu Putri nya tapi malah membuat kedua-dua putri nya terseret pada arus ombak yang sama. "Tapi tuan", Suara nya jelas tercekat. "Yes or No?", Gerald lagi-lagi langsung berdiri dari duduknya, berniat untuk meninggalkan laki-laki paruh baya itu. Melihat hal tersebut jelas membuat dia berkata. "Baik tuan, baik tuan akan aku lakukan, apapun yang anda inginkan akan aku berikan". Laki-laki paruh baya itu mencoba kembali menarik kaki laki-laki itu, dengan penuh permohonan. Dia tahu betul bagaimana watak laki-laki yang berjuluk manusia tidak berhati itu, jika dia sudah berkata tidak, begitu dia memutuskan nya dan menjauh maka jangan harap dia akan mengubah semua nya. Dibandingkan kehilangan perusahaan besar nya, membuat putri-putri nya dinikahi laki-laki kejam itu bukan masalah. Dia jelas tidak mau kehilangan masa depan, perusahaan dan harga dirinya. Toh saat semua menjadi normal, dia fikir putri-putri nya pasti akan memaklumi semuanya. "Kau dengar? aku pilih ke dua-duanya, tapi aku akan menikahi salah satunya saja" Laki-laki itu menatap tajam bola mata pria itu. "Aku bebas memakai yang manapun yang aku mau, dan aku bebas menceraikan siapapun yang aku nikahi" Lanjut nya lagi. sejenak Laki-laki itu menelan salivanya. "Saya paham tuan" Ucap nya dengan tubuh yang lemas. "Biarkan aku bertemu dengan mereka besok pagi" "Tapi putri ku yang satunya berada di Paris, tuan" Mendengar ucapan laki-laki tua itu Gerald diam sejenak. "Kalau begitu biarkan dia pulang secepatnya" Setelah berkata begitu, Gerald pergi menjauhi laki-laki itu, dengan sekali mengangkat tangan semua pengawal nya menjauhi Laki-laki malang tersebut. ******* Gerald O'Leary Laki-laki yang dikenal dengan sebutan Laki-laki sedingin es dan seliar angin tersebut mendapatkan tawaran dari seorang laki-laki tua yang mengkhianati dirinya ketika dia ingin bermain curang hingga Gerald O'leary menghancurkan perusahaan Pratama. Dan untuk menyelamatkan perusahaan nya laki-laki tua itu menawarkan satu dari dua putri nya, tapi bagaimana jika dia berkata dia menginginkan kedua-duanya?!. Tapi permainan yang diciptakan Gerald malah menyeret dirinya pada pesona sang Cleopatra, gadis remaja yang usia nya belasan tahun jauh lebih muda dari dirinya. Dia yang tidak pernah percaya pada cinta seketika luluh lantak karena pesona Cleopatra di mulai dari malam pertama mereka.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
20.8K
bc

TERNODA

read
203.7K
bc

Kali kedua

read
222.7K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
237.2K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
195.5K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1.4K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
23.5K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook