Sejak pertama kali melihatmu, duniaku sudah berubah. Aku tidak pernah berharap mempunyai cinta serumit ini, namun karena rasa cinta, aku rela ditarik ke dalam segala kerumitan masalahmu. Mungkin kamu bukan yang paling sempurna, namun kehadiranmu menyempurnakan seluruh kekuranganku sejak dulu. Senyum-mu... Cantik. (William Tommy) *** Vita meringis kesal menahan rasa pedih di keningnya. Dengan usilnya, Tommy malah menjahili Vita. “Aduh duh duh, sakit yah. Sini aku cium biar sakitnya hilang.” Dan Tommy benar-benar melakukan sesuai ucapannya. “Kamu ish! Suka banget yah nyuri kesempatan.” “Jadi kamu maunya aku cium cewek lain gitu?” “Terserah juga, ngak ada yang larang juga.” “Tapi aku ngak mau, cuma sama kamu saja maunya. Kamu bilang dong, Tom aku tuh cemburu kalau kamu dekat cewek lai

