Bab 53. White Lies

1844 Words

Kalau kamu bertanya mengapa aku mau melakukan kegilaan ini semua, maka akupun tidak tahu jawabannya. Yang pasti melihatmu tertawa, melihatmu aman, melihat wajah ceriamu maka hari-hariku juga merasa demikian. Namun setiap kali melihat air mata mengalir di pipimu, jiwaku meronta ingin menghancurkan siapapun yang membuatmu demikian. (William Tommy) *** Tommy menghampiri Vita, mengulurkan tangannya menawarkan apakah Vita mau digendong olehnya menuju kamar. “Aku bisa jalan sendiri, ngak usah nambah kemarahan orang deh.” “Orang yang mana sih yang lagi marah?” Ucap Tommy menyeringai bermaksud membuat Vita tertawa. Tommy menggandeng tangan Vita dan menariknya pelan. “Yah udah, ayo. Kita juga punya sesuatu yang harus dibahas bukan?” “Ngak usah pake pegang kali, lepasin ngak?” “Kalau ngak mau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD