Perasaan Tommy tidak tenang sejak pulang kerja. Walaupun perdebatan siang tadi berakhir damai, tetap saja Tommy merasa khawatir dengan Vita. Bahkan saat meeting dengan staf di perusahaan keluarganya, Tommy tidak dapat fokus mendengarkan laporan demi laporan yang masuk. Sesampainya di rumah, Sisca sang mama selalu menyambutnya dengan pelukan hangat. Tak lupa Tommy selalu mengecup kening Sisca sebagai tanda sayangnya. “Kamu sudah makan?” “Sudah, Mam. Di kantor sehabis meeting, sekalian makan sama karyawan yang lembur.” Sisca seorang wanita berdarah peranakan Indonesia Chinese dari pihak kakek Tommy dan Amerika dari sang nenek. Masih terlihat cantik di usianya melebihi setengah abad, keayuannya masih terlihat seperti berusia 40 tahun. Akibatnya sang suami yang berdarah campuran Jepang Ame

