Kediaman Tandri sedang memanas hari ini. Bagaimana tidak, pagi hari saat pelayan rumah membawakan sarapan tidak mendapati Vita di dalam kamar ataupun kamar mandi. Kemurkaan Harianto begitu menakutkan pagi ini setelah mengetahui putrinya kabur dari rumah dan tidak diketahui siapapun. “Pasti ada yang bantuin dia, Pah. Ngak mungkin Vita turun setinggi itu dari kamarnya. Tali ini juga ngak mungkin disimpan sama anak kamu kan.” Helen berusaha membuka sisi detektifnya dengan kaburnya Vita. “Bagaimana dia bisa melewati penjagaan satpam?” Mendengar jabatannya disebut, satpam rumah memberi tahu dengan rasa takut karena tersadar dirinya terjebak malam itu. “Maaf, Pak. Semalam ada tamu yang datang, bertanya soal pemilik rumah ini sama saya. Saya pikir hanya tamu yang salah alamat karena sempat ng

