Pagi-pagi buta sekali aku berangkat untuk menghindari kemacetan dan tentunya bisa sampai tepat waktu pukul delapan di perusahaan Alfa D corp, perusahaan tempatku bekerja dulu. Sudah berpamitan dengan bunda, Novi dan yang lainnya. Walaupun bunda sepertinya tidak ingin aku pergi, namun beliau merelakan dan tidak lupa memberi pesan-pesan yang harus aku ingat. Layaknya seperti seorang ibu memberi tetuah kepada anaknya yang akan mengumbara jauh ke kota. Seperti itulah bunda--ibu kedua bagiku. Aku tidak akan melupakan apa yang bunda amanahkan. Kini sampailah aku berdiri di depan gedung yang menjulang tinggi. Perusahaan dimana pertama kali tempatku bekerja, pertama kali diriku bertemu dengan Angga. Dan perusahaan yang pertama kali memberiku jabatan tertinggi waktu itu. Waktu s

