Ternyata orang yang terpilih itu adalah Beno. Beno menolong Duyuta yang menyamar menjadi seekor kucing hitam yang terjepit bak sampah. Beno juga memberikan sosis kepada Duyuta yang memang sat itu sedang kelaparan. Saat itu, Duyuta yakin bahwa Beno adalah seorang Cel Ales. Peri penjaga buku sihir itu lalu mengikuti Beno hingga menunjukkan wujud aslinya sebagai nenek tua di jalanan yang sepi saat itu. Untuk lebih meyakinkan asumsinya, Duyuta memberikan buku sihir tua itu kepada Beno, karena manusia yang bisa membaca tulisan buku sihir tua itu hanyalah seorang Cel Ales. Beno yang tertarik untuk membaca buku itu, tanpa sengaja membaca sebuah mantra pembuka gerbang dunia sihir. Beno terlempar ke dunia sihir, begitu juga dengan Duyuta yang saat itu mengamati Beno dari balik jendela kamar cowok

