BAB 45

1129 Words

Arka yang babak belur bangkit dengan Saffira yang membantunya. Tubuhnya mematung melihat kepergian Zayn yang menggendong Alea. Tatapan nya terarah kepada darah dilantai yang masih segar. Hati nya mencelos. Ia begitu menyesal terhadap perbuatannya dengan Alea. Laki - laki itu hendak pergi namun dengan cepat Saffira menahan lengan Arka. "Ka, luka kamu harus diobatin." "Tapi aku harus ke ruamah sakit, Ale-" "Stop Ka, disana ada Zayn. Aku yakin Zayn jaga Alea dengan baik. Dia pasti baik - baik saja." Saffira menarik Arka menuju ruangannya. Wanita itu mengobati luka Arka dengan lembut. Jauh dilubuk hatinya ia khawtir terhadap kondisi Alea. Ia merasa tidak bisa menolak ucapan wanita itu. "Sakit?" Tanya Saffira. Arka tak menggubrisnya. Pikirannya berada dilain tempat. Ia tak fokus apapun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD