Chapter 16

3182 Words

Andini yang tersadar dari keterkejutannya, langsung mendorong tubuh Mahesa.             Cowok itu tersentak dan mengerjap. Mahesa sama sekali tidak sadar sebelumnya bahwa dia sudah mencium bibir Andini. Yang bisa dilakukan oleh Mahesa sekarang hanyalah menatap Andini dengan tatapan meminta maaf, juga menatap Gabriel yang berdiri kaku di ambang pintu dengan tatapan yang sama.             “Sori, Din... gue nggak... gue nggak sengaja. Gue nggak sadar, tau-tau aja gue udah nyium elo. Maaf banget, gue beneran nggak sadar sama apa yang gue lakuin barusan. Gue—“             Belum sempat Mahesa menyelesaikan kalimatnya, Andini bangkit. Meski masih merasa sakit di bagian lengan atas belakangnya, belum lagi tubuhnya terasa lemas bukan main dan darah sialan itu terus saja mengucur, Andini tidak pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD