Sandi merasa ada yang aneh, tiap kali ia dan Listya berangkat ke kantor, seperti ada yang mengikuti mereka. Tidak, bukan bodyguard mereka karena meskipun sudah ada pengawasan ketat dari bodyguard-bodyguard itu, tetapi Sandi tetap merasa akan ada sesuatu hal yang terjadi. Perasannya menjadi tidak enak dan ia tengah menerka-nerka, hal buruk apa yang sekiranya akan menimpanya? Ia harap Listya tidak terlibat dengan hal ini. Jelas saja perasaannya ini bukan karena ulah papanya karena Papa Serdi sudah menghentikan teror-teror itu, Sandi sendiri sudah memperketat keamanan. Jadi, tidak ada alasan untuk Papa Serdi terus melakukan teror-teror lagi. Lantas ini karena apa? Siapa yang sebenarnya mengikuti mereka? Apakah mungkin, tiba saatnya baginya harus siap menerima serangan-serangan dari musuh yan

