"Mas! Kamu jahat tau nggak sih!? Kamu keterlaluan banget sama aku!" Listya memukuli lengan dan dàda Sandi bertubi-tubi. Ia kesal karena suaminya ternyata hanya mengerjainya saja, padahal ia sudah sedih berkepanjangan dan bahkan sakit hati. Ternyata, ini adalah kerjaan Sandi, kalau tahu Ayudia itu hanya sepupu yang dimintai Sandi melakukan hal ini, ia tidak akan mungkin sesedih dan seterluka kemarin. Sandi yang dipukuli habis-habisan oleh Listya hanya diam saja, ia tak berniat mencegah Listya melakukan itu. Lagipula pukulan Listya sama sekali tidak sakit dan tidak akan membuatnya babak belur. Seakan memukuli patung yang hanya diam saja, Listya akhirnya menghentikan kegiatannya memukul Sandi. "Udah?" tanya Sandi ketika Listya sepertinya sudah puas melampiaskan semua kekesalannya dengan m

