Asap rokok mengepul memenuhi smoking room dan beruntung karena di sana hanya ada aku. Ini sudah masuk satu minggu sejak Iharasi meninggalkan rumah, hingga aku lebih sering menghabiskan waktu untuk menyelesaikan pekerjaanku. Bahkan aku pulang pun hanya sekedar mengganti pakaian, dan memberi makan kucing-kucingku saja karena tidak ingin menyisakan pekerjaan saat aku tidak ada di sini. Beruntung juga karena akhir-akhir ini tidak ada kasus mengkhawatirkan yang membuat pekerjaanku bertambah. Meski sebenarnya aku ingin sekali meninggalkan pekerjaanku lebih cepat yang dari yang kujadwalkan, tapi aku tidak bisa, lagi pula aku sudah menelepon pihak penitipan hewan kalau aku akan menitipkan sisa kucing-kucing yang sempat dibuang oleh Iharasi di akhir bulan. Kupikir, hanya aku yang bahagia dengan

