Aku menyentuh dinding kaca yang masih menjadi pembatas antara aku dan anak perempuanku, perawat mengatakan kalau anak perempuanku bisa kugendong setiap empat jam sekali. Karena Iharasi tidak bisa menyusui, anakku terpaksa minum s**u formula dari rumah sakit dan selama itu dokter akan mengawasi bayi kami dua puluh empat jam, dan memberikan bayi-bayi di dalam ruangan ini penangan yang sesuai dengan keadaan orang tua mereka, dan beberapa yang mendapat penangan khusus seperti anak gadisku, adalah bayi-bayi yang lahir dari Omega laki-laki seperti Iharasi. Dan di dalam sana, bayiku masih tertidur setelah baru saja kulihat anak itu selesai disusui oleh seorang perawat. Anak itu minum cukup lahap, dan dia cukup jarang menangis seperti bayi lainnya, bahkan saat popoknya basah pun dia hanya mengge

