Bab 90 [ Kuroda Shouhei POV ]

1901 Words

“Aku akan menjemput di bandara kalau begitu.” [ “Tolong ya, Shouhei.” ] “Tentu, kabari saja kalau ibu sudah tiba.” [ “Baik.” ] Aku menutup telepon itu, memasukkan ponselku ke dalam saku celana sebelum kembali melihat Yuki yang masih sibuk mengulum jari-jarinya yang belum bisa terbuka dengan benar. Matahari pagi perlahan mulai terlihat tinggi dan aku selalu senang menggendong Yuki di tengah matahari pagi seperti ini. Sambil berjalan-jalan sebentar, aku terus menyentuh pipi bulat anakku itu dan mulutnya selalu terbuka seperti mencari sesuatu untuk kembali dimasukkan ke dalam mulutnya yang mungil. “Eh, Yuki ... mau di bawa ke mana pagi-pagi begini?” teriak seorang wanita paruh baya yang mungkin usianya beberapa tahun lebih tua dari mertuaku sambil berlari kecil menghampiri kami. Wanita

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD