Diusir

1028 Words

Ifa menatap dua pria yang ada didepannya dengan tatapan memicing, curiga, dan juga tatapan bertanya, menuduh secara bersamaan. Dua pria yang ditatap merasa heran dan aneh dengan Ifa yang tiba-tiba saja menyidang mereka setelah pulang kerja, belum juga El dan Ar bersih-bersih tapi sudah disidang Ifa Ar dan El merasa tidak ada kesalahan yang harus membuat Queen Mansion marah saat ini, seolah mereka berdua lupa dengan kejadian tadi pagi yang mana Ar bau amis darah manusia. "Katakan! jangan diam saja" ucap Ifa ambigu Hah?? Ar dan El saling tatap, mereka menatap dengan tatapan bertanya apa yang harus mereka berdua katakan pada Ifa, keduanya merasa tidak tau, mereka saling mengedikan kedua bahu mereka. Ar dan El kembali menatap Ifa dengan tatapan bertanya apa yang ingin Ifa dengar dari El

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD