25. Pembunuhan Pertama

1669 Words

“Aku tidak menginginkan imbalan apa pun darimu,” balas Irhea dengan dingin. Dia menggertakkan giginya lalu akar pohon beringin itu menyeret Gion berkumpul dengan rekan-rekannya. “Lima ratus batu roh! Aku akan memberimu lima ratus batu roh!” Gion berteriak panik sambil mencoba menawarkan batu roh. Irhea mengerutkan keningnya. Seringaian tiba-tiba muncul di bibirnya. “Aku bisa mempertimbangkan kebebasanmu jika kau memberikan itu sekarang,” ucapnya dengan penuh makna. Setelah mendengar jawaban itu Gion langsung mendengkus mengejek. Rupanya gadis itu bisa ditundukkan hanya dengan lima ratus batu roh. ‘Benar-benar gadis mata duitan!’ Gion menyeringai. Tanpa berbasa-basi dia langsung mengambil kantong dari pinggangnya lalu melemparkan itu pada Irhea. Nanti jika dia sudah dibebaskan, dia bis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD