Dinda kebingungan saat Bosnya meminta ia untuk lembur malam ini, dikarenakan sisa masa training nya sebentar lagi. Jadi tujuan si Bos agar Dinda terbiasa. Sebenarnya hanya satu hal yang Dinda khawatirkan, yaitu kejadian siang tadi terulang kembali. Sekarang Dinda hanya mampu berharap semoga Dony tidak bersama nya malam ini. “Dinda… “ Suara lembut dan setengah serak itu memanggil namanya. Astaga ia tahu bahkan tak perlu menoleh untuk melihat siapa dia, iya siapa lagi kalau bukan Dony. “Iya Pak… “ Dinda menjawab tanpa menatap matanya. “Kamu lembur kan malam ini? Si Bos ngasih tau dan aku di minta mengawasi kamu” Sahut Dony sambil duduk di sofa dan menatap Dinda. “Iya terserah Bapak aja” Dinda menjawabnya datar lalu pergi ke mejanya. Dony hanya diam tanpa ingin melanjutkan lagi pembicar

