Sisilia menatap wajah David yang tampak kebingungan saat merogoh kantongnya dan tidak menemukan kunci kosan sama sekali. Ekspresi wajahnya yang panik membuat Sisilia menghela napas dan tahu sekali jika kunci kosan pemuda ini sepertinya hilang. "Kunci kos-annya hilang?" Sisilia menatap pemuda itu dengan sebelah alis terangkat, membuat David menolehkan kepalanya dan mengangguk. "Sepertinya jatuh waktu tadi malam di kelab," ucapnya pelan. "Terus gimana?" David menggelengkan kepalanya. "Nggak tahu." "Mau numpang dengan anak kos yang lain, kayaknya nggak mungkin. Karena bed mereka rata-rata cuma cukup untuk menampung mereka sendiri," gumam Sisilia tampak kebingungan. Mereka baru saja tiba dari rumah sakit. Saat ini sedang berdiri di depan pintu kos David dan sudah 5 menit mereka b

