"Azkya tinggal di Bandung, di kampung halamannya dan Mas Agung menempati rumah peninggalan mendiang orang tua mereka," jawab Eva, Kinan sedikit tersenyum karena merasa lega sudah tahu di mana keberadaan Azkya. "Jadi, setiap akhir pekan suami kamu ke sana?" tanya Kinan yang dapat membaca rasa tidak suka di wajah Eva saat membicarakan hal itu tadi. "Iya, padahal aku rasa enggak perlu setiap Minggu juga enggak apa-apa, toh setiap hati juga mereka telponan," jawab Eva setelah menghela napas berat. "Aku tau perasaan kamu, tapi mungkin Agung hanya tidak ingin Azkya merasa sendiri. Azkya pasti perlu banyak dukungan saat ini," kata Kinan sembari menggenggam tangan Eva dengan penuh dukungan tetapi Eva malah berdecak kesal mendengarnya. "Iya, Azkya memang ngerasa sendiri, Azkya memang perlu

