Dan esoknya menjadi jawaban keterbingungan milik Tiara yang berpikir keras semalaman akan sikap Mamanya Galang lalu menyebut-nyebut ia membawa kabur Akhdan. Padahal, ia pun tak tahu keberadaan lelaki itu andai lelaki itu tak muncul di hadapannya saat ia baru saja keluar dari mobil yang ia parkir di parkiran mall. Di basemen, seperti biasa. Lelaki itu masih mengenakan tongkat hanya saja, jalannya sudah lebih lancar dibanding saat terakhir. Lalu Tiara melihat penampilan lelaki itu yang agak berantakan. Rambut acak-acakan dan wajah yang super kusut. Mata Tiara semakin menyipit ketika melihatnya. Memang ada yang aneh dari lelaki ini. Tapi Tiada enggan memikirkannya. Ada banyak hal lain yang perlu ia urus dan itu lebih penting. "Ra...." Panggilan khas itu membuat Tiara tertegun. Ia bisa mel

