Hermes bergegas bangun. Ia mengikuti jejak kemana wanita itu pergi. Hermes tak perlu terlalu lama menemukan di mana rumah gadis itu, sebab, aroma wangi tubuh gadis itu sangat mudah tercium oleh hidungnya. Penciuman yang sangat tajam, itu adalah salah satu kelebihan para manusia serigala untuk menemukan pasangan atau mangsanya. Ia berdiri di depan gedung yang cukup tinggi. Gedung sepuluh lantai itu adalah tempat di mana gadis itu tinggal. Kemudian ia memandang kamar yang menyala milik wanita itu sehingga senyumnya mengembang tipis. Telapak tangannya ia masukan kesaku celana. "Tidurlah yang nyenyak pasanganku, besok kita akan bertemu lagi," ujar Hermes. Ia mulai meninggalkan gedung itu. Raut wajah yang bahagia, sangat terlihat di wajahnya saat ini. Tak lama kemudian, Hermes menari, berny

