Bagian 23 "Sandra, aku mohon jangan usir aku!" Nia tidak berhenti memohon agar ia tidak dikeluarkan dari rumah ini. Sudah lama aku ingin mengusirnya dari rumah ini. Tapi aku sama sekali tidak punya keberanian. Takut jika aku nekat melakukan hal itu malah bukan Nia yang terusir, melainkan aku. Mas Ilyas pasti tidak akan rela jika aku mengusir gundiknya itu dari rumah ini. Sekarang aku sudah tidak takut lagi. Toh, semua aset sudah menjadi atas namaku, jadi tidak ada yang perlu aku takutkan sekarang. "Ini barang-barang Bu Nia, Bu," ucap Mbok Yuli. Ia meletakkan koper Nia tepat di hadapan kami. "Tunggu apalagi ,Nia, cepat angkat kaki dari rumahku." "Nggak mau, aku nggak mau. Kamu nggak kasihan padaku, Sandra? Aku sudah kehilangan suamiku. Sekarang aku juga harus kehilangan sahabatku, aku

