155. Masih Tentang Maaf

1763 Words

Masih di tempat yang sama, setelah Deema mengeluarkan unek-unek yang mengganggu di dalam kepalanya tentang Aiden. Walaupun Deema sudah berbicara dan mengeluarkan keluh kesahnya, tapi ia belum juga mendapatkan jawaban dari Aiden tentang permasalahan kemarin. Kini Aiden hanya mendekat tubuh Deema ke dalam pelukannya, dan terus mengucapkan kata maaf yang sudah tidak asing di teliga Deema. Melihat seperti ini, Deema mnghentikan tangisnya, tangannya mengepal. Ia pun kesal dengan dirinya sendiri mengapa di saat-saat seperti ini Deema selalu saja menangis, dan selalu saja merasa kesal. Padahal kemarin ia sudah berjanji tidak akan bersikap seperti ini lagi di depan Aiden, tapi ternyata … seperti inilah kenyataannya. “Saya bisa jelasin semuanya. Kamu jangan dulu berpikiran negative terhadap s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD