Aku sadar, Tuhan menyatukan kita bukan hanya untuk menghiburku di kala bersedih.Melainkan untuk menyembuhkan segala luka yang membuat hatiku pedih. *** Roni tidak bodoh. Ia sangat sadar dengan apa yang terjadi pada dirinya akhir-akhir ini. Sejak pertemuan terakhirnya dengan Nara, ia jadi tidak bisa menghilangkan wajah serta senyuman manis cewek itu dari pikirannya. Ia juga diam-diam jadi lebih sering melirik atau melihat ke arah cewek itu di sekolah, setiap ada kesempatan. Roni bahkan pernah menampar dirinya sendiri agar berhenti memperhatikan dan memikirkan Nara. Namun, setelah rasa sakit di pipinya hilang, ia kembali memikirkan cewek itu tanpa bisa dihentikan. Ia tahu, perasaannya sangat salah. Tidak seharusnya ia diam-diam menyukai cewek yang sahabatnya suka. Apalagi

