“Aku selalu memperhatikanmu.” Begitu katamu dulu. Jadi, apa kamu sadar ketika aku menangis karena sikapmu? *** Nara sedang membaca novel, ketika sebatang cokelat tiba-tiba muncul di tengah-tengah novelnya yang terbuka. Ia mengernyit, menoleh ke seseorang yang tersenyum kecil. Nara senang bisa melihat cowok itu lagi. Namun, ia terlalu kesal karena cowok itu pergi tiba-tiba tanpa kabar. Seminggu berlalu, cowok itu masuk sekolah dan tersenyum tanpa dosa. Nara masih diam dan pura-pura tidak bereaksi. Ia bahkan mengabaikan cokelat yang berada cantik di depan matanya. Deeka tidak tahan melihat tingkah Nara yang pura-pura menganggapnya seperti makhluk halus. Akhirnya, Deeka melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Nara, memanggil nama cewek itu berkali-kali. Saat Nara ma

