Aku pernah mendengar bahwa segagah apapun laki-laki, ada saat dia mengingingkan dipeluk sayang, bukan terus memeluk. Ada saatnya dia ingin ditanya, tidak selalu menjadi pemberi pertanyaan. Ada saatnya ia ingin dikasihi, bukan yang melulu mengasihi. Mungkin semuanya benar. Sebab, lelakiku itu perlahan telah menunjukkan siapa dirinya. Awalnya, aku merasa sedikit aneh, Al yang biasanya akan merajuk jika berhubungan dengan Tara, dua malam lalu ia membiarkanku pergi menemani Tara. Yang biasanya Al akan mengomel saat aku tak menjawab teleponnya, tadi pagi ia hanya bilang kalau merindukanku. Namun, satu yang tak berubah darinya. Ia tetap bisa sangat manja, apalagi dalam keadaan sakit begini. Dia mengirimiku pesan kalau sekarang sedang di rumah sakit, karena lambungnya kembali bermasalah. Enta

