Biarkan hati mendaki rasanya sendiri Biarkan batin menerjemahkannya dengan mandiri Tidak perlu berseteru dengan diri sendiri Seolah bimbang harus menetap atau pergi Karena cinta, punya jalan yang pasti.. *** Malam itu sedang hujan gerimis. Anisa masih sibuk membuat prakarya di buku agendanya yang super estetik. Sekarang, ia bisa menemukan hobinya yang lama terpendam. Tidak, lebih tepatnya terpaksa dikekang karena keterbatasan biaya. Ia membeli beberapa hal yang sejak lama ingin dibeli namun tak mampu. Sekarang ia bisa memilikinya. Anisa tekun menempelkan satu per satu kertas bergambar, ada yang seperti materai lama, ada yang bermotif bunga klasik, ada yang bergaris dengan tema retro, ada pula yang bernuasa vintage. Tak hanya itu, ia juga merekamnya dengan ponsel mahal miliknya, ha

