Bab 35

1062 Words

Jane melangkahkan kakinya meninggalkan dua mayat laki-laki dengan kondisi yang begitu mengenaskan. Sebuah senyuman tersungging dari bibir indahnya yang kini bukan lagi di hiasi oleh lipstik merah, melainkan oleh percikan darah yang keluar dari tubuh Jovan dan Daniel. “Kalian memang pantas mendapatkan semua ini,” kata Jane sambil melangkahkan kakinya menuruni anak tangga gedung yang belum selesai. Dengan langkahnya yang begitu hati-hati, perlahan Jane melepaskan sesuatu dari kedua tangannya yang berlumuran darah. Jane memang cerdik, dia tidak pernah meninggalkan sedikit pun jejak pada setiap pembunuhan yang dilakukannya selain mawar merah pada perut korban. Alih-alih akan membuang benda itu, Jane malah mengeluarkan sebuah plastik yang di dalamnya berisi kertas dan memasukkan benda yang a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD