KKN dan Takdir 6

774 Words

Beberapa hari kemudian........... Siang hari pukil 10.00 WIB, warga dikejutkan dengansuara bangunan runtuh. Mendengar suara itu, sontak semua warga dan mahasiswa KKN menuju ke sumber suara. Terkejutlah mereka semua setelah melihat apa yang terjadi. Pak Bandi berulah lagi. Dia dengan anak buahnya membawa alat berat dan menghancurkan bangunan mushola. Beruntung baru atap yang hancur. Pondasi dan tiang penyangganya masih berdiri kokoh. Ziya POV “Berhenti, apa yang bapak lakukan?” teriakku. “kau tak lihat, aku sedang mengahncurkan mushola ini. Aku sudah muak menunggu kalian menyerahkan tanah ini. Lebih baik kau diam anak muda. Ini bukan urusanmu!!!” “Hey teruskan pekerjaan kalian, kenapa berhenti. Dia tidak penting.” Katanya lagi. warga mulai geram dengan perlakuan Pak Bandi. Muka merah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD