Chapter 51

1008 Words

Erza pun langsung beranjak dari tempatnya. Dia langsung bergegas keluar dari kediamannya. KLAP Laki-laki itu menginjak pedal gasnya, dan mengendarai mobilnya dengan cepat. 'Bianca harap Erza mau menyetujui permintaan Bianca, dan Bianca harap Erza bisa bahagia dengan keputusan yang Bianca ambil ini.' "Apa yang dia pikirkan?" Tanya Erza bergumam. Tidak butuh waktu lama untuk Erza sampai di tempat Bianca. Dia langsung memarkirkan mobilnya, lalu naik ke lantai 28. Ting Ketika pintu lift terbuka, laki-laki itu langsung berlari menuju ke tempat Bianca. Tok Tok Tok Suara ketukan pintu yang begitu keras menyadarkan Bianca dari lamunannya. Dia pun akhirnya beranjak dari tempat tidurnya, lalu berjalan keluar untuk membukakan pintu. CKLEK Bianca pun terkejut melihat Erza berada d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD