Chapter 45

1032 Words

DEG Perkataan Bianca membuat Erza tertegun. Untuk beberapa saat, laki-laki itu hanya berdiri diam mematung, sedangkan Bianca beranjak pergi setelah mengatakan hal itu pada Erza. Dia merasa sudah tidak tahan lagi jika tinggal di kediaman Erza. "Pak, tolong antar saya." Pinta Bianca. "Tapi, Nona - " ujar supir itu. Bianca pun menoleh ke belakang, dan dia melihat Erza yang berjalan ke arahnya. Gadis itu pun langsung bergegas pergi. Dia berjalan keluar dari kediaman Erza, lalu menghentikan taksi. "Tolong ke Qingpu District," pinta Bianca. "Baik, Nona." jawab supir itu. Taksi itu pun berjalan, sedangkan Erza yang tidak bisa menghentikan taksi itu, akhirnya kembali masuk, lalu dia menuju ke mobilnya. KLAP Dia langsung mengendarai mobilnya untuk mengikuti taksi yang dinaiki Bian

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD