"Ehem." Deheman dari Erza membuat Bianca langsung terdiam, sedangkan Stewart langsung mendekati Erza dan merangkul pundaknya. "Ini nih pengantin prianya," Ujar Stewart. Erza tidak mengatakan apapun, dia hanya menatap tajam Bianca dan membuat gadis itu merasa takut. "Apa salahku? Kenapa dia menatapku seperti itu?" Tanya dalam hati Bianca. Stewart yang menyadari sesuatu pun akhirnya mencoba mencairkan suasana. "Ayolah. Jangan menatap istrimu seperti itu. Dia pasti takut jika kamu tatap seperti itu." Ujar Stewart. Laki-laki yang berada di samping Stewart itu langsung menepis tangan sepupunya, kemudian dia berkata, "apa kamu tidak bisa bersikap lebih dewasa?" "Tentu saja bisa. Tapi sekarang aku sedang malas," jawab Stewart. Erza pun hanya diam menatap Stewart, dan membuat sep

