"Karena satu kebohongan itu tidak cukup untuk menutupi satu kebenaran." -Atta Mahesa- _____________ "Vei..." panggil Atta setelah menggeliatkan tubuhnya. "Kak..." lirih Vei. Lalu perempuan itu membalikkan tubuhnya masih dengan memegang sesuatu yang menjadi pekerjaan Atta saat ini. "Ini apa? Kenapa Kak Atta masih nyimpen ini?" Yang Vei tahu, Atta waktu itu bilang dirinya tidak memakai barang itu. Namun, mengapa Vei menemukannya lagi? "Vei," kata Atta sambil melangkah mendekat ke arah Vei. "Aku bisa jelasin." "Enggak!" sergah Vei. "Kak Atta, bohong!" Atta meremas rambutnya. Vei tidak boleh tahu. Dan jangan sampai tahu. Ia harus memberi sebuah penjelasan penuh kebohongan. "Waktu itu... Kak Atta bilang nggak makai... tapi, buktinya Kakak ketergantungan, kan, sama barang ini!" "Sumpah

