18. Dilo atau Danola?

1074 Words

“Jadi gimana, Kak? Kakak sudah ada jawabannya belum sih?” wajah Meyin nampak  kesal. Alodia mengerjap bingung. “Gue…” Alodia menggigit bibir bawahnya. “Gue nggak tau.” “Ck! Gimana sih? Minggu depan Kakak harus daftar ulang! Lagipula, kalo kakak sampai melewatkan kesempatan ini, kakak pasti akan menyesal! Kakak lupa dengan cita-cita Kakak? ” kata Meyin tersenyum penuh maksud. “Aaaaaaaaa.” TAP. Alodia menutup laptopnya kesal. Dia berdiri di depan jendela, mengintip halaman rumah Danola yang sunyi senyap. Nggak biasanya. Alodia buru-buru turun dan berlari ke halaman rumah Danola. Dia mengambil bola basket yang diam dibawah tiang ring. Alodia menimang-nimangnya sambil belajar mendrible bola. “Apa Alodia harus pergi? Apa Alodia siap dengan rasa rindu yang akan nantinya menyiksa Alodia? Ap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD