“Udah cantic,yuk masuk.” Dengan gugup,ku ikuti Alga masuk kedalam bioskop yang kini ramai orang. Beberapa pasang mata menatapku bahkan ponsel mereka kini diarahkan kepadaku. Apa aku sudah cukup cantic untuk diabadikan di media social? “Tangan kamu dingin banget,Nin.” Bisik Alga saat kami berdua telah duduk berdampingan di jejeran kursi terdepan. Yang hadir dalam gala priemer film ini bukan hanya aku saja tetapi semua peran utamanya juga beberapa pemeran pendukungh turut hadir. Aku sekilas menatap sekitar dimana kursi bagian depan sepenuhnya penuh. Beberapa artis sibuk mengambil gambar lalu menjadikannya story. “Kalau mau minum sesuatu,aku bisa keluar sebentar beliin kamu sesuatu. Atau ada makanan yang kamu inginkan?” bisik Alga padaku,aku menggeleng tak lupa tersenyum padanya. Sejak pa

