Seharusnya ditemani Alga malah berganti ditemani oleh Ananta,Alga akhir-akhir ini sibuk dengan rumah sakitnya katanya ada beberapa hal yang harus ia urus sampai akhir bulan. Jadinya di awal bulan maret,kami bisa merayakan hariku Bersama. Padahal biasanya orang-orang akan memberikan surprise tetapi sepertinya Alga sangatlah berbeda. Bermodalkan alamat yang Ayah berikan,maka akhirnya aku bisa menemukan alamatnya. Menatap makam seseorang yang sudah menunggu kelahiranku selama 9 bulan lamanya. Altasya Adira,ia harusnya menikmati hasil perjuangannya malah berakhir dikhianti dengan pengasuh serta suaminya sendiri. “Assalamualaikum,Mama Alta.” Sapaku pelan disertai senyuman hangat, Disampingku,Ananta ikut jongkok dan memeluk bahuku agar tidak tumbang. Aku tertawa pelan merasa bahagia karena ak

