Bab 91. Fakta Menyakitkan

1047 Words

Agha tengah mondar mandir di depan laboratorium rumah sakit, dia baru saja melakukan tes DNA untuk membuktikan bahwa dirinya bukan ayah kandung dari bayi yang dilahirkan oleh Rini. Sedangkan Wiwik yang menunggu juga ikut cemas memikirkan nasib putrinya. Dia pikir Agha akan terpojok dan mau menikahi putrinya begitu saja, nyatanya dia punya solusi yang membuatnya terbungkam. Sudah menunggu selama setengah jam lebih, Agha tak kunjung mendapat kepastian. Dia masih setia menunggu hasil tes. Tiba-tiba saja ponselnya berdering. Nama Nesa muncul dalam panggilan. “Halo, Mas!” suara Nesa terdengar nyalang. Dia pasti marah karena Agha tak kunjung pulang padahal hari sudah gelap. “Nes, malam ini Mas pulang agak telat ya? Kamu tidur duluan aja, nggak usah nunggu Mas pulang,” balas Agha dengan su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD