Penjelasan

1034 Words

"Ummi, Niswah, Ummi." Naufal sudah terduduk, mengusap wajahnya kasar, sungguh ia merasa lelah melihat adiknya selalu merasa kesakitan. Rasa panik membuat tangan dan kakinya gemetar, bahkan degup jantungnya masih bergerak cepat membuat dirinya sedikit sesak,  seharusnya tadi ia tidak memberikan surat cerai itu.  "Niswah gak papa, dia akan sadar kamu tenang, yah." Itu suara sang abi yang mencoba menenangkan meski dirinya juga merasa takut, takut jika penyakit sang putri bertambah parah mengingat sang putri belum pernah sekalipun melakukan pengobatan selama ini. Tak lama dokter pun keluar dari kamar Niswah, langsung Naufal menghampiri sang dokter. "Dok, bagaimana keadaan adik saya?" Dokter yang diketahui bernama Ridwan itu menghela nafas berat, seolah mengerti dengan keadaan Naufal langsu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD