BAB 21 - HADIAH TERBAIK

1003 Words

Dara ke luar dari kamar mandi dengan pakaian tidur lengkap, celana panjang dan pakaian berwarna sama dengan celananya, biru. Dengan malu-malu, Dara kembali ke tempat tidur, duduk di samping Demian yang malah sibuk dengan handphonenya, bukannya malah tidur karena kelelahan tempur. Dara melirik ke Demian. Dia tidak menyangka, hukuman yang dia Terima malah semenyenangkan ini. Semula Dara berpikir, dia malah tidak diizinkan masuk ke dalam rumah karena sudah kabur dan berbohong. Tapi ternyata tidak sama sekali. Meski pun dia tahu kalau Demian tidak mencintainya, tapi sikap Demian yang tak pernah kasar padanya, dirasa Dara sudah lebih dari cukup untuknya bertahan di pernikahan aneh ini. "Masih kerja?" tanya Dara basa basi. "Cuma meriksa data buat besok rapat," jawab Demian tanpa berpaling

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD