War

881 Words

Terjebak dalam perseteruan hingga berada di antara hidup dan mati bukanlah pilihan Sivia. Gadis itu hanya mampu menutup matanya rapat-rapat dan juga berpegangan dengan erat saat mobil yang dikendarai Rio meliuk-liuk menghindari peluru. Berbeda dengan Sivia yang ketakutan, Ify malah terlihat begitu senang dan menikmati aktivitasnya tersebut. Setidaknya, dua tangan yang hampir menembaknya itu sudah terkulai tak berdaya saat ia menembak tepat di pergelangan tangannya hingga pistol yang di pegang orang itu jatuh ke jalan. Alvin pun menggeleng tak percaya dengan kelihaian Ify dalam menembak. Berbeda dengan Alvin yang masih menganga tak percaya, Rio bersikap santai karena ia tahu sejauh mana skill yang dimiliki oleh Ify hingga ia tak perlu memikirkan keselamatan gadis itu. Rio tetap fokus meng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD