"Baiklah cukup sampai di sini pertemuan kita, selamat siang!" kata seorang dosen sambil keluar kelas, meninggalkan mahasiswanya yang ribut berebutan untuk keluar lebih dulu. Ify menghela nafasnya lega saat pikirannya terbebas dari angka - angka yang begitu memusingkan. "Jalan dulu yok, Fy!" ajak Via yang tiba-tiba sudah nongol di sampingnya. Untung Ify nggak mempunyai riwayat penyakit jantung. "Mager," jawab Ify singkat. "Aelahh nggak asik amat hidup lo! Dikit-dikit mager mulu!" gerutu Sivia. Ify hanya mengangkat bahunya acuh lalu beranjak keluar kelas meninggalkan Sivia yang udah mencak-mencak tak karuan. "Tungguin napa sih, Fy! Lo sama temen gitu amat dah." "Sumpah lo jalan kayak dikejar anjing aja, sih?" "Wooyyy Ipyyyyy!!!" Sivia berlari kecil untuk menyamakan langkahnya dengan

