Mimpi Buruk

962 Words

Suasana pagi tak seramai biasanya, itu karena hujan yang turun membuat beberapa orang malas untuk keluar rumah, apalagi wekeend seperti ini adalah waktu yang pas untuk berkumpul dengan keluarga. Namun sepertinya wekeend tidak berlaku bagi Rio, karena ia harus membereskan kekacauan yang terjadi karena pengkhianatan beberapa waktu yang lalu. Waktunya yang terbagi antara kuliah dan kerja membuatnya sangat sibuk, bahkan untuk sekedar bersantai pun seolah tak ada waktu. Pemuda bergigi gingsul itu memijat pelipisnya pelan, sudah dua hari dia tidak tidur dan itu membuat kepalanya sedikit pusing. Beberapa berkas yang belum dikerjakannya pun masih berserakan di atas meja. Tak lama terdengar pintu di ketuk. "Masuk!" jawab Rio tanpa mengubah posisinya yang tengah memijat kepala. Tampak Alvin mas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD