Acara sudah di mulai saat Ify dan Rio tiba di sebuah gedung yang digunakan untuk festival tersebut. Kedatangan mereka disambut dengan heboh oleh Bu Ira, berbagai rentetan pertanyaan seolah gerbong kereta api yang tak ada habisnya. "Dari mana saja kalian? Bukankah kalian berangkat lebih dulu? Kenapa kalian baru datang? Apa terjadi sesuatu? Acara sudah dimulai dari tadi, untung saja kalian masih nomor urut lima belas dan sekarang masih nomor tiga belas, bersiaplah kalian karena sebentar lagi bakalan tampil, kalian harus tampil maksimal, seperti latihan beberapa hari yang lalu!" cerocos Bu Ira bak kereta express. Ify dan Rio hanya mendengus sebal tak berniat membalas ocehan dari dosen cerewetnya ini. Seolah di komando Ify dan Rio pun serentak melenggang masuk meninggalkan Bu Ira yang masih

