Setelah melewati berbagai latihan yang menurut Ify dan Rio begitu membosankan, tibalah saatnya festival itu diadakan. Sehari sebelum hari-H, mereka melakukan latihan terakhir. "Ingat Fy, Yo, kalian besok harus maksimal, suara dan permainan musik kalian sangat bagus Ibu yakin universitas kita akan menang. Oh, ya! Besok kita kumpul pukul enam tepat di sini, karena acara di mulai pukul sembilan tepat dan kita butuh persiapan biar penampilan kalian maksimal," cerocos Bu Ira tanpa henti membuat Ify dan Rio memutar bola matanya jengah. ''Nggak lebih pagi aja jam empat sekalian?'' sindir Ify sewot. Bu Ira menggengkan kepalanya mantap, sedikit geli dengan tingkah kedua mahasiswanya ini. Disaat yang lain tengah antusias dengan ajang bergengsi ini, mereka malah harus dipaksa dulu baru mau ikut.

