“Akhirnyaaaa” Anika dengan lega merentangkan tangannya dan menghirup udara diluar banyak-banyak untuk mengisi paru-parunya. Setelah hampir delapan hari berada dirumah sakit dokter mengizinkan Anika untuk pulang dan beristirahat dirumah. Kandungan Anika dinyatakan sudah jauh lebih kuat disbanding saat Anika baru datang ke rumah sakit. Anika pun senang bukan main karena kondisi kandungannya yang sudah jauh lebih sehat dan dirinya sudah boleh pulang karena sesungguhnya Anika sudah bosan berada dirumah sakit. Anika keluar dari kamarnya menggunakan kursi roda. Anika pulang bersama dengan Diandra, Devano dan Angkasa. Anika pun pulang ke rumah peninggalan Omanya dengan hati senang karena setelah delapan hari hanya berada di dalam kamar rawat inapnya kini Anika bisa

