Alex menunggu Kamelia di tempat biasa, di dikotik private room. Sudah lebih dari waktu yang ditentukan ia mulai tak sabar. Melihat Alex sudah gelisah, Manda datang menghampirinya. Gadis cantik itu duduk di pangkuan Alex, mengecup bibir pria itu sekilas. “Aku sudah bilang kamu jangan temui aku malam ini,” kata Alex, menatap lekat wajah Amanda. Amanda mencebikkan bibir, memasang tampang sedih yang manja. “Oke, jangan menatapku seperti itu, Manda. Ada perlu apa?” tanyanya, menarik tubuh Manda lebih dekat di dadanya. “Lupakan Kamelia dan kamu harus temenin aku malam ini, ya?” “Gak bisa!” sergah Alex. “Aku dan Kamelia akan bertemu, sebentar lagi dia datang. Pergilah, Manda.” Alex menurunkan tubuh Manda dari pangkuannya. “Jahat!” Manda menghempaskan diri di sofa tepat di samping Alex. Ti

