Kembar Tapi Beda - 31

2296 Words

Rhea melempar tas miliknya ke atas tempat tidur, sebelum tubuhnya yang kemudian menyusul. Mengembuskan napas, wanita itu menatap langit-langit kamarnya dengan wajah keruh. Sial! Malam yang awalnya akan ia habiskan untuk bersenang-senang dengan teman-temannya, tapi justru berakhir di rumah sakit. Semua perayaan yang Rhea buat untuk kesuksesan semua rencana yang telah ia susun, harus berantakan hanya dalam sekejap mata. Dan itu semua karena ketidak becusan orang-orang itu! Alih-alih membantu, mereka justru membuatnya kehilangan pion penting dalam rencananya. Jika begini, apa yang harus Rhea lakukan? Ck, tentu saja tak ada, selain menunggu Ranu bisa secepatnya pulih kembali. Rhea bahkan tak memiliki rencana cadangan karena benar-benar yakin semua rencananya berjalan lancar! "Akh! b****

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD