Kembar Tapi Beda - 12

1248 Words

Rhea menatap penampilannya dari pantulan cermin. Senyumnya terkembang saat selesai memoleskan lipstik semerah darah di bibirnya. Sewarna dengan gaun tanpa lengan di atas lutut yang kini ia kenakan. Mengacak pelan rambut sebatas bahunya hingga menjadi sedikit berantakan, meninggalkan kesan seksi. Membuat Rhea tampak puas. Suara ketukan pintu dari luar kamarnya membuat kening wanita itu mengernyit, "masuk!" Titahnya pada sosok di luar sana. Enggan berdiri dari duduknya yang masih berhadapan dengan cermin di meja riasnya. Masih dari balik pantulan cermin, Rhea menatap sosok yang tergopoh-gopoh memasuki kamarnya. Berdiri di belakangnya, memilin apron yang dikenakan, gadis itu menundukkan kepala dalam, "anu Nona, maaf, itu," "Ck," berdecak kesal karena ucapan berantakan Nini, Rhea memutar tu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD